Antusiasme terhadap Grand Theft Auto VI (GTA VI) tampaknya sudah berada di level yang tidak biasa. Sebuah survei terbaru dari Unwind Media menemukan bahwa sebagian gamer Amerika Serikat bersedia mengorbankan berbagai hal demi kesempatan memainkan game tersebut satu minggu lebih awal, mulai dari tidak berhubungan seks hingga meninggalkan hewan peliharaan.
Survei yang melibatkan lebih dari 1.300 penggemar itu menunjukkan bahwa lebih dari 20 persen gamer Amerika bersedia tidak berhubungan seks selama sebulan. Sementara itu, hampir 10 persen responden mengaku rela meninggalkan hewan peliharaan mereka demi mendapatkan akses lebih awal ke GTA VI.
Satu dari lima penggemar yang aktif secara seksual bersedia tidak berhubungan seks selama sebulan demi bisa memainkan game ini satu minggu lebih awal.
Angka tersebut meningkat di kalangan gamer yang sudah melakukan pre-order. Sebanyak 32 persen responden dari kelompok ini bersedia mengorbankan kehidupan seksual mereka selama sebulan. Persentase pemilik hewan peliharaan yang rela melakukan hal serupa juga hampir dua kali lipat, mencapai 13 persen.

Survei tersebut turut memperlihatkan perbedaan respons berdasarkan gender. Gamer perempuan tercatat lebih bersedia mengorbankan hubungan seksual demi memainkan GTA VI lebih awal. Sebanyak 25 persen responden perempuan menyatakan kesediaannya, sedangkan angka pada responden laki-laki berada di 19 persen. Menariknya, ponsel justru menjadi barang yang lebih sulit dilepaskan dibandingkan sejumlah hal lainnya. Hanya 16 persen responden yang bersedia tidak menggunakan ponsel di luar keperluan pekerjaan selama sebulan demi memainkan GTA VI lebih cepat.
Di sisi lain, para gamer tampaknya lebih mudah meninggalkan beberapa kebiasaan. Sebanyak 53 persen responden bersedia berhenti mengonsumsi alkohol selama sebulan, sementara 43 persen rela berhenti merokok demi kesempatan bermain lebih awal. Lebih dari 30 persen juga bersedia mengorbankan kopi atau layanan streaming, sedangkan sedikit di atas 40 persen memilih meninggalkan makanan cepat saji atau media sosial.
Antusiasme terhadap GTA VI tidak hanya terlihat dari kesediaan penggemarnya mengubah kebiasaan sehari-hari. Peluncuran game ini juga diperkirakan akan memengaruhi produktivitas pekerja di Amerika Serikat. The New York Post sebelumnya melaporkan bahwa peluncuran GTA VI berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp18,1 triliun akibat hilangnya produktivitas pada hari peluncuran. Lebih dari 1,5 juta pekerja diperkirakan akan absen atau mengambil cuti untuk memainkan game tersebut.
Temuan Unwind Media memperkuat gambaran tersebut. Lebih dari 51 persen gamer dewasa yang bekerja mengaku berencana mengambil cuti untuk memainkan GTA VI. Bahkan, sekitar satu dari empat responden berencana mengambil cuti selama dua hari atau lebih. Persentasenya lebih tinggi di kalangan mereka yang sudah melakukan pre-order. Lebih dari 62 persen responden dalam kelompok tersebut memastikan akan mengambil cuti pada hari peluncuran.
Grand Theft Auto VI dijadwalkan meluncur pada Kamis, 19 November 2026, untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Game ini menjadi seri utama terbaru Grand Theft Auto sejak Grand Theft Auto V dirilis pada 2013. Dengan jeda sekitar 13 tahun, tidak mengherankan jika peluncurannya menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para gamer.

