Pendapatan Remedy Control Resonant News

Pendapatan Remedy Melonjak 226% Usai Control Resonant Tembus 1 Juta Penjualan

Share:

Peluncuran Control Resonant membawa dampak besar terhadap kinerja keuangan Remedy Entertainment. Dalam laporan keuangan kuartal ketiganya, pengembang asal Finlandia tersebut mencatat pendapatan sebesar €39,6 juta atau sekitar Rp804,5 miliar. Angka ini meningkat 226 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

CEO Remedy, Jean-Charles Gaudechon, menyebut pencapaian tersebut sebagai salah satu tonggak penting bagi perusahaan. Selain mencatat kenaikan pendapatan, Remedy juga berhasil membukukan laba operasional sebesar €600 ribu atau sekitar Rp12,2 miliar pada kuartal ini.

Hasil tersebut menjadi perubahan signifikan dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu, ketika Remedy masih mencatat kerugian operasional sebesar €16,4 juta atau sekitar Rp333,4 miliar.

Ini merupakan tonggak penting bagi perusahaan.

Salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah keberhasilan Control Resonant menjangkau pemain baru. Remedy mengungkapkan bahwa hampir separuh pemain game ini di PC dan konsol berasal dari Amerika Serikat. Wilayah berbahasa Mandarin dan Inggris menyusul sebagai pasar dengan jumlah pemain terbesar berikutnya.

Remedy juga mencatat bahwa hampir setengah dari total pemain Control Resonant belum pernah memainkan seri Control sebelumnya. Perusahaan menilai pencapaian ini sejalan dengan salah satu target utama pengembangan game tersebut, yakni memperluas jangkauan waralaba kepada audiens yang lebih luas.

Menjangkau pemain baru merupakan salah satu tujuan utama game ini. Hasil awal menunjukkan bahwa audiens untuk waralaba ini maupun Remedy terus bertumbuh.

Dampak peluncuran Control Resonant ternyata tidak hanya terasa pada penjualan game terbarunya. Penjualan Control (2019) juga mengalami peningkatan setelah kehadiran sekuelnya. Bahkan, performa penjualan game tersebut pada kuartal ini lebih baik dibandingkan dua kuartal sebelumnya sepanjang tahun dan periode yang sama tahun lalu.

Gaudechon mengatakan bahwa fokus Remedy saat ini adalah membawa Control Resonant kepada lebih banyak pemain. Ia menilai peluncuran game tersebut telah memberikan fondasi pertumbuhan yang kuat bagi perusahaan, sementara sejumlah proyek lain masih terus dikembangkan.

Salah satu proyek yang tengah dikerjakan Remedy adalah remake dari Max Payne dan Max Payne 2. Kedua game tersebut dikembangkan ulang sebagai bagian dari portofolio proyek studio di tengah upaya mempertahankan momentum pertumbuhan setelah peluncuran Control Resonant.

Meski mendapat perhatian berkat pendekatan artistiknya, respons kritikus terhadap Control Resonant terbilang beragam. Sejumlah kritikus mengapresiasi pergeseran seri ini menuju aksi orang ketiga, tetapi ada pula yang menilai penyampaian narasinya belum mampu menyamai kekuatan game pendahulunya.

Terlepas dari respons tersebut, Control Resonant berhasil mencatatkan penjualan satu juta kopi tidak lama setelah dirilis. Pencapaian itu turut memperkuat posisinya sebagai salah satu peluncuran paling sukses dalam sejarah Remedy.