Assassin’s Creed Black Flag Resynced terjual 2 juta kopi News

Assassin’s Creed Black Flag Resynced Terjual 2 Juta Kopi dalam Sehari

Share:

Ubisoft mengumumkan bahwa Assassin’s Creed Black Flag Resynced terjual lebih dari dua juta kopi hanya dalam satu hari setelah peluncurannya. Capaian ini juga diikuti dengan rekor baru untuk jumlah pemain bersamaan tertinggi di Steam bagi judul dalam franchise Assassin’s Creed.

Pengumuman tersebut disampaikan Ubisoft melalui akun resmi mereka di X pada hari setelah versi terbaru Black Flag dirilis. Dalam unggahan itu, Ubisoft menyampaikan apresiasi kepada para pemain yang kembali menjajal petualangan Edward Kenway maupun mereka yang baru pertama kali menaiki kapal Jackdaw.

“Dash my Buttons… Assassin’s Creed Black Flag Resynced telah melampaui 2 juta kopi terjual! Baik Anda kembali berlayar bersama kami atau baru pertama kali menaiki Jackdaw: TERIMA KASIH dari lubuk hati kami,” tulis Ubisoft.

Angka penjualan tersebut menjadi sorotan karena Ubisoft secara spesifik menggunakan istilah “dua juta kopi terjual”, berbeda dengan penyebutan “satu juta pemain” yang digunakan saat mengumumkan performa Assassin’s Creed Shadows pada hari pertama perilisannya.

Pada saat peluncuran Shadows, penggunaan istilah “satu juta pemain” sempat memunculkan pertanyaan mengenai perbandingan performa penjualannya dengan Assassin’s Creed Valhalla. Ubisoft kemudian menjelaskan bahwa Shadows mencatat pendapatan penjualan hari pertama tertinggi kedua dalam sejarah franchise Assassin’s Creed.

Dari sisi jumlah pemain bersamaan di Steam, Black Flag Resynced juga menunjukkan performa yang lebih tinggi dibandingkan beberapa game terbaru dalam seri tersebut. Data ini menjadi indikator bahwa minat pemain terhadap versi terbaru Black Flag cukup kuat sejak hari pertama peluncuran.

Meski demikian, perbandingan dengan judul lain dalam franchise ini perlu melihat konteks masing-masing game. Assassin’s Creed Valhalla, misalnya, baru tersedia di Steam beberapa tahun setelah peluncuran awalnya di Epic Games Store karena kebijakan distribusi Ubisoft pada periode tersebut.

Sementara itu, Assassin’s Creed Shadows juga menghadapi berbagai perbincangan publik terkait kehadiran karakter samurai kulit hitam Yasuke. Selain faktor tersebut, harga Shadows yang lebih mahal sekitar 10 dolar AS dibandingkan Black Flag Resynced juga menjadi salah satu variabel yang dapat memengaruhi performa penjualan dan jumlah pemainnya.

Keberhasilan Black Flag Resynced menunjukkan bahwa versi pembaruan dari game Assassin’s Creed yang telah berusia lebih dari satu dekade masih mampu menarik minat pemain dalam jumlah besar, terutama melalui platform Steam.