Enam tahun setelah peluncurannya yang penuh kontroversi, Cyberpunk 2077 akhirnya mencatat tonggak baru. Pengembang asal Polandia, CD Projekt Red, mengonfirmasi bahwa game RPG tersebut kini telah terjual lebih dari 40 juta kopi di seluruh dunia.
Pencapaian tersebut mencakup total penjualan hingga 3 Juli 2026, termasuk penjualan base game maupun Cyberpunk 2077 Ultimate Edition yang sudah dibundel dengan ekspansi Phantom Liberty.
Melalui unggahan di media sosial, CD Projekt Red mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang telah berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.
Thank you all for helping us reach this amazing milestone!
Menariknya, angka 40 juta kopi tersebut tampaknya hanya menghitung pembelian game. Meski Cyberpunk 2077 saat ini tersedia dalam katalog PS Plus Extra, unggahan CD Projekt Red secara spesifik menyebut “copies sold” atau kopi yang terjual. Dengan demikian, jumlah unduhan melalui layanan berlangganan kemungkinan tidak masuk dalam total tersebut.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi Cyberpunk 2077, mengingat game tersebut sempat menuai kritik tajam ketika dirilis pada Desember 2020. Saat itu, berbagai masalah teknis, mulai dari bug hingga performa yang buruk, membuat reputasi game tersebut terpuruk dan memicu gelombang protes dari para pemain.
Namun, melalui serangkaian pembaruan besar selama beberapa tahun terakhir, CD Projekt Red berhasil memperbaiki kualitas game sekaligus mengembalikan kepercayaan sebagian besar komunitas. Perjalanan tersebut kini berbuah hasil dengan penjualan yang terus meningkat hingga menembus angka 40 juta kopi.
Sebagai perbandingan, seri RPG andalan lainnya dari CD Projekt Red, The Witcher 3: Wild Hunt, hingga saat ini telah mencatat penjualan lebih dari 65 juta kopi di seluruh dunia.
Di sisi lain, Cyberpunk 2077 juga belum lama ini menerima pembaruan yang menghadirkan dukungan resmi untuk PlayStation 5 Pro. Pengalaman dari peluncuran game tersebut pun menjadi pelajaran penting bagi CD Projekt Red dalam mengembangkan proyek berikutnya, The Witcher 4.
CEO CD Projekt Red, Michaล Nowakowski, mengakui bahwa studionya tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama saat merilis The Witcher 4. Ia juga menilai masih ada sebagian pemain yang belum kembali menaruh kepercayaan kepada perusahaan.
I’m not 100 per cent convinced we went through the full redemption arc […] I’m convinced that we lost the faith of some people indefinitely, and that’s a fair thing. But I do hope we will be able to make it back โ if not with The Witcher 4, then with whatever comes next.
Saat ini, The Witcher 4 menjadi proyek besar berikutnya yang tengah dikembangkan CD Projekt Red. Selain itu, studio tersebut juga diketahui sedang mengerjakan sekuel Cyberpunk 2077, serta proyek baru lain yang masih berada pada tahap awal pengembangan, yakni Project Hadar.

