Hideo Kojima kembali memantik pembicaraan di kalangan gamers. Dalam wawancara terbarunya dengan ananweb, kreator legendaris di balik Metal Gear dan Death Stranding itu mengatakan bahwa proyek terbarunya, OD, bukan sekadar game horor biasa. Bahkan, ia mengakui belum yakin apakah pendekatan yang ia pilih akan benar-benar berhasil.
Kojima menjelaskan bahwa OD mencoba menawarkan sesuatu yang belum pernah dicoba oleh game horor sebelumnya. Ia menyebut, jika Metal Gear pernah mendefinisikan ulang stealth dan Death Stranding menawarkan game pengantaran yang unik, OD justru menantang pakem genre dari level layanan hingga konsep dasarnya.
“Saya belum bisa menjelaskan secara detail, dan saya juga belum tahu apakah konsep ini akan berhasil,” kata Kojima. “Kami pernah membuat game yang berbeda dari apa pun sebelumnya, tapi secara sistem masih menyerupai game lain. Kali ini, kami mengubah model layanan dari awal, jadi tantangannya lebih besar. Trailer Knock sudah penuh petunjuk. Kalau diperhatikan baik-baik, mungkin kalian bisa menebaknya.”
Pernyataan itu membuat banyak penggemar memutar ulang Knock Teaser Trailer yang rilis pada September lalu. Trailer tersebut memang terlihat seperti game horor first-person konvensional ala Resident Evil 7. Namun jika berkaca pada sejarah Kojima, penampilan awal belum tentu mencerminkan bentuk akhirnya. Ia pernah mengecoh publik pada 2005, ketika Metal Gear Solid 4 ditampilkan seolah-olah menjadi game first-person shooter.
Walau Kojima tidak memberi detail teknis, ia menegaskan bahwa OD sedang dibangun dengan fondasi yang benar-benar baru. Ini berbeda dari Death Stranding, yang meski unik, masih berbagi elemen gameplay dengan game lain, misalnya fitur pembangunan yang mengingatkan pada The Legend of Zelda: Breath of the Wild.
Saat ini, OD tengah dalam proses pengembangan oleh Kojima Productions dan akan diterbitkan oleh Xbox Game Studios. Belum ada jadwal rilis resmi, tetapi pernyataan Kojima sudah cukup membuat diskusi soal OD kembali ramai.


