Kingdom Hearts 4 Coco News

Kingdom Hearts 4 Ungkap Dunia Baru Terinspirasi Coco

Share:

Kingdom Hearts 4 akhirnya memperlihatkan salah satu dunia baru yang akan hadir dalam game tersebut. Dunia yang diperkenalkan dalam trailer terbaru ini terinspirasi dari film animasi Pixar, Coco.

Pengumuman tersebut disampaikan Disney dalam D23 Entertainment Showcase pada Jumat. Dalam acara yang sama, Disney juga mengungkap jendela perilisan Kingdom Hearts 4 serta mengumumkan serial anime yang mengambil latar semesta Kingdom Hearts.

Trailer terbaru membawa Sora ke Land of the Dead, lokasi utama dalam Coco. Di sana, pemain dapat melihat Miguel dan Héctor, karakter dari film tersebut, yang membantu Sora menghadapi ancaman Heartless.

Héctor menjelaskan bahwa orang-orang yang telah meninggal dan kemudian dilupakan oleh mereka yang masih hidup pada akhirnya akan menghadapi kondisi yang disebut sebagai “Final Death”. Konsep tersebut menjadi salah satu bagian penting dari konflik yang diperlihatkan dalam trailer.

Untuk menyesuaikan diri dengan tema Día de los Muertos, Sora tampil dengan riasan wajah berbentuk tengkorak. Ia juga mendapatkan sebuah Keyblade baru yang memiliki desain dan elemen visual khas Coco.

Menariknya, Donald dan Goofy tidak muncul dalam bagian cerita yang berlangsung di dunia Coco. Trailer justru memperlihatkan keduanya mencari Sora di Underworld dan Quadratum, kota utama dalam Kingdom Hearts 4 yang memiliki desain realistis dengan pengaruh arsitektur Tokyo.

Kemunculan dunia Coco menjadi salah satu pengungkapan gameplay paling besar untuk Kingdom Hearts 4 sejak game tersebut pertama kali diumumkan pada 2022. Selama beberapa tahun terakhir, Square Enix memang relatif tertutup soal pengembangan game ini.

Informasi yang tersedia sebelumnya lebih banyak berasal dari sejumlah trailer teaser dan pernyataan Tetsuya Nomura selaku kreator seri Kingdom Hearts. Karena itu, kemunculan dunia baru dengan cuplikan gameplay yang lebih panjang menjadi perhatian bagi penggemar.

Di luar pengumuman mengenai Kingdom Hearts 4, Square Enix sebelumnya juga harus menjawab tuduhan terkait penggunaan AI generatif. Awal Juni, sejumlah penggemar menuding perusahaan menggunakan konten buatan AI untuk mempromosikan Kingdom Hearts Collection 1-3, koleksi yang hingga kini belum dirilis.

Sekitar dua bulan setelah tuduhan tersebut muncul, Square Enix akhirnya memberikan klarifikasi. Perusahaan menyatakan materi yang dipermasalahkan dibuat langsung oleh tim pengembang tanpa bantuan AI generatif.

Menurut Square Enix, persoalan yang muncul pada materi tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia, bukan penggunaan teknologi AI. Klarifikasi itu sekaligus menepis dugaan bahwa perusahaan menggunakan AI generatif dalam proses pembuatan materi promosi tersebut.