Perusahaan hardware Playnix memperkenalkan perangkat baru bernama “Playnix Console”, yang diposisikan sebagai alternatif dari Steam Machine milik Valve yang hingga kini belum juga dirilis. Perangkat ini mengusung sistem operasi kustom berbasis Arch Linux dan memadukan komponen Ryzen serta Radeon dalam satu paket yang dirancang untuk penggunaan di ruang keluarga. Meski tampil layaknya konsol, perangkat ini sejatinya mengandalkan komponen PC gaming umum, bahkan menawarkan kekuatan grafis yang melampaui sebagian besar sistem serupa, kecuali mungkin PlayStation 5 Pro.

Secara spesifikasi, Playnix Console dijual seharga 1.139 dolar AS dengan konfigurasi CPU Ryzen 5 5500, RAM 16GB DDR4-3200, serta penyimpanan 512GB NVMe SSD. Untuk sektor grafis, perangkat ini dibekali Radeon RX 9060 XT 16GB. Seluruh komponen tersebut dikemas dalam casing hasil cetak 3D dan menjalankan PlaynixOS berbasis Linux. Dalam paket penjualannya, pengguna juga akan mendapatkan kontroler 8BitDo Ultimate 2. Adapun versi sebelumnya sempat hadir dengan Ryzen 5 5600 dan RAM yang lebih cepat, tetapi saat ini sudah tidak tersedia di pasaran.
Dari sisi harga, perangkat ini dinilai belum terlalu kompetitif, terutama di pasar Amerika Serikat. Dengan bujet yang lebih rendah, sekitar 850 dolar AS, pengguna sebenarnya bisa merakit PC dengan spesifikasi serupa secara mandiri. Meski begitu, Playnix Console tetap menawarkan nilai lebih lewat desain unik dan form factor yang tidak umum, serta pengalaman penggunaan yang lebih praktis ala konsol dengan konsep plug-and-play. Perusahaan juga mengklaim perangkat ini minim perawatan, dengan sistem operasi yang dikembangkan menyerupai SteamOS, termasuk langsung masuk ke mode gaming saat dinyalakan, seperti pada Steam Deck.

Terkait latar belakangnya, Playnix memang belum sepenuhnya dikenal luas. Beberapa detail pada materi promosinya sempat menimbulkan tanda tanya, seperti inkonsistensi tampilan logo maupun halaman situs yang belum berfungsi optimal. Namun demikian, Playnix disebut didirikan oleh salah satu pengembang EmuDeck, perangkat lunak populer untuk memasang emulator game retro di Steam Deck. Hal ini membuat konsep Playnix Console sebagai “Steam Deck versi ruang tamu” terasa relevan, terutama dengan peningkatan signifikan pada performa grafisnya.
Performa menjadi daya tarik utama perangkat ini. Meski Ryzen 5 5500 bukan prosesor paling unggul di kelasnya, GPU Radeon RX 9060 XT 16GB yang digunakan dinilai cukup bertenaga untuk menjalankan game generasi terbaru. Kemampuannya bahkan disebut melampaui sebagian besar sistem sejenis, termasuk konsep Steam Machine, dan mendekati performa PlayStation 5 Pro. Dukungan teknologi upscaling FSR4 dan performa ray tracing yang mumpuni turut memperkuat posisinya sebagai perangkat yang ditujukan untuk pengalaman bermain di ruang keluarga.

