Fear Effect 2: Retro Helix dipastikan akan kembali hadir ke hadapan pemain lewat platform modern. Publisher Limited Run Games bersama developer Implicit Conversions mengumumkan bahwa game action-adventure tersebut akan meluncur pada 27 Februari untuk PlayStation 5, PlayStation 4, Nintendo Switch, serta PC melalui Steam.
Game ini sejatinya bukan judul baru. Fear Effect 2: Retro Helix pertama kali dikembangkan oleh Kronos Digital Entertainment dan dirilis untuk PlayStation pada 21 Februari 2001. Namun, versi terbaru ini menandai debut perdana game tersebut di konsol dan PC generasi terkini, setelah lebih dari dua dekade hanya tersedia di platform lamanya.
Secara cerita, Fear Effect 2: Retro Helix merupakan prekuel yang mengambil latar dua tahun sebelum peristiwa Fear Effect. Pemain diajak kembali ke Hong Kong pada tahun 2048, menjelajahi dunia futuristik yang kelam, mulai dari hiruk-pikuk kota modern hingga makam tersembunyi kaisar pertama Tiongkok. Lewat perjalanan ini, pemain akan mengenal lebih dalam asal-usul para tentara bayaran Hana Tsu-Vachel, Royce Glas, Deke Decourt, serta sosok misterius Rain Qin, dalam narasi yang memadukan spionase berteknologi tinggi, mitologi Tiongkok kuno, dan unsur supernatural.
Dari sisi presentasi, game ini dikenal lewat gaya visual sinematiknya yang khas. Karakter 3D bergaya cel-shaded dipadukan dengan latar full-motion video (FMV) yang diputar secara penuh, menciptakan nuansa seperti novel grafis interaktif. Pendekatan visual ini menjadi salah satu ciri kuat Fear Effect 2 dan masih terasa unik hingga saat ini.
Untuk versi modernnya, Limited Run Games menyertakan berbagai peningkatan kualitas hidup. Pemain bisa menikmati fitur seperti save states, rewind, mode layar lebar, achievements, hingga filter CRT. Selain itu, mekanisme khas “Fear Effect”, di mana efektivitas bertarung dipengaruhi detak jantung karakter, tetap dipertahankan, lengkap dengan perpaduan aksi intens, stealth kill strategis, serta teka-teki ala survival horror klasik.


