Masa depan The Elder Scrolls Online diperkirakan akan menghadapi tantangan setelah Zenimax Online Studios terdampak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan Microsoft melalui divisi Xbox. Besarnya jumlah karyawan yang diberhentikan disebut berpotensi memengaruhi rencana pengembangan game tersebut dalam beberapa waktu ke depan.
Sebelumnya, Microsoft mengumumkan pemangkasan sekitar 1.600 posisi di berbagai studio game yang berada di bawah naungannya. Meskipun perusahaan tidak menutup studio mana pun, kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap sejumlah tim pengembang, termasuk Obsidian Entertainment, id Software, dan Zenimax Online Studios.
Tak hanya itu, Microsoft juga disebut masih akan melanjutkan proses efisiensi dengan memangkas sekitar 1.600 posisi tambahan dalam kurun satu tahun mendatang. Jika seluruh rencana tersebut terealisasi, jumlah karyawan di divisi gaming Microsoft diperkirakan menyusut hingga sekitar 20 persen.
Kondisi di Zenimax Online Studios menjadi salah satu yang paling disorot. Menurut laporan Kotaku, studio tersebut sebelumnya telah kehilangan sebagian staf pada tahun lalu. Gelombang PHK terbaru kini disebut-sebut mengurangi jumlah pegawai hingga hampir separuh dari total tenaga kerja yang dimiliki, meski angka resminya belum diumumkan.
Dampak pemangkasan tersebut mulai terlihat dari perubahan rencana pengembangan The Elder Scrolls Online. Community Manager Zenimax Online Studios, Jessica Folsom, mengungkapkan bahwa roadmap konten yang sebelumnya telah dipublikasikan kepada komunitas akan mengalami penyesuaian. Tim pengembang disebut membutuhkan waktu untuk mengevaluasi kembali prioritas sekaligus menyusun strategi pengembangan game ke depan.
Di tengah situasi tersebut, The Elder Scrolls Online sebenarnya telah menikmati siklus hidup yang panjang sejak pertama kali dirilis pada 2014. Game MMORPG tersebut juga dijadwalkan mulai menerapkan format pembaruan musiman (seasonal update) yang baru pada pekan ini. Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa peluncuran pembaruan tersebut akan mengalami penundaan akibat restrukturisasi yang sedang berlangsung.
Meski demikian, besarnya pengurangan jumlah karyawan memunculkan tanda tanya mengenai kemampuan Zenimax Online Studios untuk terus menghadirkan pembaruan dan konten baru bagi The Elder Scrolls Online. Dengan kapasitas tim yang disebut berkurang drastis, keberlanjutan dukungan jangka panjang terhadap game tersebut menjadi salah satu hal yang kini menjadi perhatian para gamers.

