Remake Final Fantasy Klasik News

Square Enix Pertimbangkan Remake Final Fantasy Klasik Jika Diminati Penggemar

Share:

Square Enix membuka peluang menghadirkan lebih banyak remake Final Fantasy dengan pendekatan klasik di masa depan. Keputusan tersebut akan bergantung pada respons pasar dan preferensi pemain terhadap proyek-proyek terbaru mereka, termasuk Final Fantasy Resonance.

Sinyal itu muncul dalam sesi tanya jawab rapat pemegang saham Square Enix baru-baru ini. Salah satu pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan arah pengembangan remake dan remaster perusahaan, khususnya apakah mereka akan lebih sering menggarap proyek berskala lebih kecil yang tetap mempertahankan sistem permainan klasik, alih-alih selalu mengusung konsep open-world dan aksi modern seperti trilogi Final Fantasy VII Remake.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Square Enix menjelaskan bahwa strategi pengembangan mereka saat ini mengacu pada kebutuhan pasar. Namun, perusahaan juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara inovasi dan harapan para penggemar yang telah mengikuti seri Final Fantasy sejak lama.

Sebagai bagian dari pendekatan berbasis pasar (market-in approach), kami terus melakukan berbagai percobaan untuk menentukan apa yang paling sesuai bagi pelanggan saat ini berdasarkan kebutuhan dan tren pasar. Dalam proses itu, sangat penting bagi kami untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara pendekatan kami dengan ekspektasi para pemain yang mencintai karya orisinalnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Square Enix tidak menutup kemungkinan menghadirkan lebih banyak remake bergaya tradisional apabila konsep tersebut terbukti diminati. Dengan kata lain, performa penjualan dan respons komunitas akan menjadi faktor utama yang menentukan arah pengembangan seri ini di masa mendatang.

Perusahaan juga menambahkan bahwa setiap game memiliki kebutuhan desain yang berbeda. Karena itu, tidak semua remake akan mengikuti formula yang sama.

Meski setiap judul mungkin membutuhkan mekanisme yang berbeda, kami akan terus melanjutkan pengembangan dengan menilai apa yang benar-benar mendapat respons positif di kondisi pasar saat ini, baik untuk judul orisinal maupun remake baru.

Salah satu proyek yang kini menjadi perhatian adalah Final Fantasy Resonance. Game yang merupakan remake dari judul mobile tersebut mengusung visual piksel bergaya 2.5D dengan nuansa retro, sekaligus tetap mempertahankan identitas klasik yang sudah lama melekat pada franchise ini.

Sebelumnya, Square Enix juga sempat menguji minat pemain melalui Final Fantasy Tactics – The Ivalice Chronicles. Berbeda dengan remake modern berskala AAA, game tersebut mempertahankan tampilan isometrik khas versi orisinal sehingga terasa lebih dekat dengan pengalaman bermain klasik.

Pendekatan serupa sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan Square Enix pada seri Dragon Quest. Beberapa judul lawas dalam franchise tersebut memperoleh remake dengan gaya visual HD-2D yang sukses menarik perhatian, sekaligus memperkenalkan seri tersebut kepada generasi pemain baru.

Apabila strategi tersebut kembali membuahkan hasil melalui Final Fantasy Resonance maupun proyek klasik lainnya, bukan tidak mungkin Square Enix akan semakin sering menghadirkan remake bergaya tradisional. Sementara itu, seri utama seperti Final Fantasy XVII diperkirakan tetap akan dikembangkan sebagai game AAA dengan teknologi dan skala produksi yang lebih besar.

Lantas, menurut Anda, apakah remake Final Fantasy bergaya klasik lebih menarik dibandingkan remake modern dengan konsep open-world dan aksi?